Pilih peran Anda untuk melihat bagaimana platform SPMI mempermudah tugas harian dan memperkuat akreditasi institusi Anda.
Tinggalkan pekerjaan manual, percepat siklus PPEPP, dan pastikan seluruh data mutu akuntabel saat audit.
Sinergi erat antara Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan Tim Administrator IT untuk memastikan keandalan sistem, integritas data, dan akreditasi unggul institusi.
Penanggung jawab utama siklus PPEPP, kebijakan penjaminan mutu universitas, pengesahan instrumen borang & hasil AMI institusi.
Integrasi database akademik mahasiswa, sinkronisasi periode akademik, pengelolaan master prodi, dan dukungan teknis BAAK.
Perumusan jadwal audit mutu, verifikasi laporan ketidaksesuaian (NCR), penjaminan standar penelitian & pengabdian institusi.
Supervisi matriks CPL-MK, pemantauan pengisian CPMK oleh dosen pengampu, dan pendampingan akreditasi LAM program studi.
Universitas Cokroaminoto Makassar • Hubungan Komando & Koordinasi Penjaminan Mutu Internal
Seluruh jawaban teknis, regulasi, dan operasional yang Anda butuhkan sebelum memulai implementasi.
Prinsip eksekusi SPMI disusun untuk memastikan pelaksanaan penjaminan mutu berjalan konsisten, terukur, dapat dipertanggungjawabkan, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh pemangku kepentingan.
Rumusan sasaran mutu dan indikator kinerja dinyatakan secara jelas, sehingga pihak terkait dapat menilai capaian dengan ukuran yang sama dan dapat dilakukan pemantauan.
Penyampaian informasi dimulai dari dampak yang relevan, khususnya terkait keadilan, konsistensi, dan keterbacaan proses penilaian serta pelaksanaan pembelajaran, sebelum pembahasan teknis yang bersifat menyusul.
Materi disusun sesuai kebutuhan dan tanggung jawab masing-masing pihak: pimpinan berfokus pada pengambilan keputusan dan capaian; dosen berfokus pada pelaksanaan; mahasiswa berfokus pada pemahaman capaian belajar dan penilaian sebagai dasar evaluasi diri.
Setiap perbaikan dirujuk pada data hasil pemantauan, evaluasi, audit internal, serta dokumentasi pelaksanaan. Temuan digunakan untuk dasar perbaikan, bukan sebagai klaim tanpa dasar.
Penggunaan istilah teknis diminimalkan. Jika istilah diperlukan, pengertiannya dijelaskan secara ringkas agar tidak menimbulkan perbedaan pemahaman.
Klaim keberhasilan tanpa dukungan data, asumsi, atau evaluasi tidak digunakan dalam dokumen maupun komunikasi pelaksanaan.
Informasi tidak disusun campur antara kebutuhan satu pihak dengan pihak lain, sehingga batas wewenang dan tanggung jawab tetap jelas dan mengurangi risiko kesalahan interpretasi.
Sarana konsultasi dan akses sistem disusun agar mudah dijangkau, dengan alur yang tidak berbelit dan meminimalkan hambatan administrasi.
Tinggalkan kompilasi manual kertas dan spreadsheet rawan salah. Bergabunglah dengan puluhan perguruan tinggi yang telah mengotomatisasi siklus mutu mereka.
Sistem Penjaminan Mutu
Sistem autentikasi SPMI Broadcast langsung terhubung dengan server Dashboard. Klik tombol di bawah untuk membuka form login aman atau masuk ke workspace Anda.
Konsultasi dan demo langsung sesuai kebutuhan institusi perguruan tinggi Anda.